Sunday, January 31, 2016

Cara budidaya Ikan redfin


Ikan redfin & budidaya ikan redfin yakni dua factor yg menyangkut & tidak jarang dicari tidak sedikit pecinta ikan hias air tawar maupun breeder. Ikan redfin memang lahsalah satu type ikan hias yg lumayan terkenal lantaran keindahan tubuhnya & warnanya yg menawan. Ikan asal Vietnam ini waktu ini sudah sejak mulai dibudidaya di Indonesia. Ikan ini hobi sekali memakan lumut, cacing darah & cacing sutera. Menonton makannya yg entengtak salah tidak sedikit yg mau memeliharanya &membudidayakannya. 


Persiapan Wadah 
Wadah utk pemijahan dapat dari bahan box sterofoam. Perubahan suhu mesti dikontrol dikarenakan berpengaruh agung kepada kesuksesan pemijahan. Wadah sterofoammesti dicuci apalagi dulu maka bakteri pathogen sanggup diminimalisir. Sesudah bersih, diisi air sampai ketinggian 20 centimeter. Ukuran wadah yg ideal mempunyaidimensi 80 cmx 40 centi meter x 30 centimeter
Pilih Indukan 
Indukan yg siap pijah mesti telah matang gonad. Ikan betina ditandai bersama wujud perut bundar & lembek saat diraba, pun mempunyai berat 28-35 gr dgn panjang 8-12senti meterUmur paling tak 8 bln. Pejantan yg siap mempunyai panjang 6-9 centimeter, berat 23-28 centimeter juga mengeluarkan sperma diwaktu diurut. 

Pemberokan 
Ikan redfin & budidaya ikan redfin selanjutya ialah pemberokan, yg bertujuan utk mengosongkan perut jantan & betina. Proses ini dilakukan tatkala 24 jam di dalam wadah yg berdimensi 60 centimeter x 40 cmx 30 senti meter dengan cara terpisah (separate). 

Proses Pemijahan 
Biar proses ini dapat sukses, ikan butuh diberikan rangsangan berupa suntikan hormon. Terhadap betina, suntikan ini utk menstimulasi ovulasi, sedangkan kepadapejantan buat stimulasi sperma. Volume hormon yg disuntikkan tergantung dari berat indukan. Dalam satu putaran pemijahan, injeksi yg diberikan segede 0.09 ml dgnkadar ovarprim & NaCl 0.9%. Proses ini dilakukan seputar jam 8 tengah malam atau setengah sembilan tengah malamMelakukan satu kali dgn metode intramuscular (sektor punggung ikan). Jeda kala antara injeksi hormon & ovulasi kurang lebih 10-14 jam terhadap temperatur 23-26 derajad Celcius. Sesudah dilakukan injeksi, indukan dimasukkan ke dalam box sterofoam berdimensi 90x40x30 centimeter. Pemijahan dapat berjalan sesudah 10-14 jam pasca penyuntikan. 

Menetaskan Telur 
Inilah sifat ikan redfin & budidaya ikan redfin kemudian merupakan menetaskan telur. Telur dapat menetas kurun waktu 40 sampai 50 jam. Indukan mesti dipindahkanapalagi dulu & telur yg gagal menetas, mesti disifon supaya air tak tercemar akibat membusuknya telur tidak berhasil menetas. Larva dapat muncul apabila telur sudahmenetas. Larva ini tetap mempunyai kuning telur juga sebagai cadangan makanan sewaktu 2-3 hri maka tak butuh dikasih pakan penambahanSesudah itu, dapat dikasihkuning telur yg sudah direbus. 

Pembesaran 
Larva setelah itu dibesarkan di dalam box sterofoam sampai 10 hrikemudian, larva dibagi ke dalam sekian banyak sterofoam buat mengurangi kepadatan. Pakanpenambahan mesti diberikan mampu berupa larva artemia (6-13 hri) secukupnya. Kepada masa ini, breeder mesti cermat dalam memberikan pakan & mengkontrol mutuair maka pertumbuhan maksimal. Sesudah 30 hri, baru mampu dilakukan pemanenan larva. Umur 45 hri, panen mampu dilakukan & breeder siap jual ikan redfin. Itulah sekilas berkaitan ikan redfin & budidaya ikan redfin.
Share:
type='text/javascript'> var labelArray = [ "HOBI", "Ikan Hias Air Tawar" ]; var relatedPostConfig = { homePage: "https://strategihobi.blogspot.com/", widgetTitle: "

Related Posts:

", numbrelatedPosts: 5, summaryLength: 150, titleLength: "auto", thumbnailSize: 100, noImage: "http://3.bp.blogspot.com/-dVB7DRrikP4/VpfpIbWPhlI/AAAAAAAACh8/E0Q2szZgwjg/s000/no-img-100.png", containerId: "bpostrelated-post", newTabLink: false, moreText: "Read More", widgetStyle: 3, callBack: function() {} };
Powered by Blogger.

Blogger templates